Setelah sekian lama, akhirnya Lupus kembali ke layar lebar dengan judul Bangun Lagi Dong Lupus. Lupus merupakan tokoh yang mewakili generasi muda 80-an.
"Lupus itu merupakan gambaran remaja yang suka positif thinking, disayang sama keluarga dan menikmati apa yang dia punya," jelas Hilman Hariwijaya saat mengisi acara 8-11 Show di studio Metro TV, Kamis (4/3).
Sosok Lupus yang legendaris tersebut sengaja kembali dihidupkan oleh Eko Patrio melalui Ekomando Picture. Sebagai produser, Eko Patrio sadar betul bahwa membangkitkan sosok cipataan Hilman Hariwijaya itu bukanlah pekerjaan mudah.
Karenanya, sejak awal Eko gencar promosi proyeknya tersebut dengan cara melakukan audisi pemeran Lupus di enam kota besar di Indonesia.Hasilnya, terpilihlah Miqdad Addausyi sebagai Lupus.
Sosok Lupus dulu identik dengan gaya hidup anak muda dengan ciri khas jambul dan permen karetnya. Namun, sutradara Benni Setiawan dan Hilman sepakat menjadikan Lupus kini lebih modern.
"Lupus sekarang tidak pakai jambul lagi karena peraturan jaman sekarang di sekolah negeri sudah tidak boleh gondrong," jelas pemeran Lupus, Miqdad Addausy.
Selain itu, jika dulu Lupus naik metromini, kini Lupus naik Transjakarta. Lupus ala Eko juga lebih bijaksana. Ia juga terkesan santun dengan gaya bahasa yang tertata rapi. Namun, ciri khas permen karet masih tetap dipertahankan.
Ceritanya masih sama seperti film-film Lupus terdahulu. Lupus berkenalan dengan Poppie (Acha Septriasa) yang sama-sama sekolah di SMA Merah Putih. Keduanya perlahan mulai jatuh cinta. Sayang, Poppie masih berstatus pacar Daniel (Kevin Julio). Perjuangan Lupus mendapatkan hati Poppie dibantu tiga temannya, Boim (Alfie Alfandie), Gusur (Jeremy Christian) dan Anto (Fabila Mahadira). Tidak ada konflik berarti dalam film ini, karena penulis cerita Hilman dan sutradara Benni Setiawan sepakat menjadikan Lupus sebagai film yang ringan.
Namun, sosok Boim yang diperankan Alfie cukup mencuri perhatian dalam film Lupus ini. Ia amat hidup dan mampu memancing tawa. Boim merupakan sahabat lupus yang paling kental.
"Boim itu seorang playboy yang ingin mendobrak kebiasaan seorang playboy yang biasa digambarkan sebagai sosok ganteng, tinggi, putih. Boim dalam film Lupus digambarkan sebagai sosok item, keriting, jelek," ujar Boim Lebon tua.
Sedangkan Alfie saat ditanya bebannya dalam memerankan tokoh Boim hingga mencuri perhatian, hanya menjawab, "Beban saya memerankan Boim adalah harus menjadi jelek."
Eko Patrio tidak hanya berperan sebagai produser dalam film Lupus ini. Ia juga kebagian peran sebagai guru olahraga.
"Saya berperan sebagai guru Eman yang mengajar tari poco-poco," ungkap Eko Patro.
Film berdurasi 110 menit tersebut akan mulai tayang di bioskop mulai 11 April mendatang.