Minggu, 05 Mei 2013

Ketika Tangan Dan Kaki Berkata - Chrisye


Akan datang hari... Mulut dikunci
Kata…tak ada lagi
Akan tiba masa… tak ada suara
Dari… mulut kita

Berkata tangan kita..
Tentang apa yang dilakukannya
Berkata kaki kita..
Kemana saja dia melangkahnya

Tanggung jawab tiba… robbana
Tangan kami.. Kaki kami..
Mulut kami.. Mata hati kami

Luruskanlah.. Kukuhkanlah..
Di jalan cahaya.. Sempurna
Mohon karunia.. Kepada kami
Hambamu yang hina

  

Sabtu, 06 April 2013

Mengenali Tas Branded Asli dan Palsu

Seiring dengan berkembangnnya zaman yang diikuti dengan semakin mudahnya akses internet tentu dapat mempengaruhi masyarakat untuk terus meningkatkan selera fashionnya. Saat ini semakin meluasnya penjualan tas branded KW yang dijual pasaran, sebaiknya Anda lebih berhati-hati agar tidak salah beli. Jika ini pertama kalinya Anda membeli, lebih baik simak beberapa cara mudah mengenali perbedaan tas branded asli dengan yang palsu seperti dikutip dari E Online berikut.

1.Periksa Jahitannya
Perhatikan detail tas dengan seksama, khususnya di bagian jahitan. Biasanya arah jahitan akan terlihat sama dan rapih. Para desainer dan rumah mode dunia akan fokus pada detail sekecil apapun, tak heran harga tas asli begitu mahal.

2.Rasakan Kulitnya
Sebelum membeli tas kulit asli, raba dulu permukaan kulitnya apakah terasa lembut. Setelahnya, cium bau kulit asli. Jika tidak berbau atau kulitnya terasa kasar, mungkin tas itu palsu.

3.Periksa Bagian Dalam
Bagian dalam tas bisa memberitahu Anda banyak hal. Misalnya saja jika bagian dalamnya terbuat dari plastik atau kain dengan kualitas jelek, ada kemungkinan tas itu palsu. Kebanyakan desainer juga telah menempelkan logo ciri khas mereka di dalam tas, jadi Anda juga bisa memeriksanya dari sana.

4.Cek di Website
Sebelum membeli tas branded secara online atau di butik vintage, sebaiknya pelajari dulu jenis tas di situs resmi brand tersebut. Mulai dari warna, detail, dan bentuknya. Dengan begitu, jika Anda melihat warna yang berbeda dari yang ditawarkan di situsnya, sebaiknya Anda tidak membelinya dengan harga tinggi.

5.Perhatikan Logo
Logo tas dapat menandakan suatu tas palsu atau tidak. Misalnya saja tas Chanel milik Lauren Conrad, warna logo Chanel di bagian kancing dan rantai tampak sama dan tidak berwarna emas terang yang menandakan ini asli. Namun jika warna tampak berbeda di beberapa bagian, termasuk resleting atau lem maka tas itu tidak autentik.

6. Perhatikan Motifnya
Jika hendak membeli tas bermotif misalnya seperti Louis Vuitton , perhatikan arah motifnya. Tas yang asli, motif monogramnya tampak konstan di seluruh bagian. Logo tersebut menghadap ke arah yang sama dengan pola yang sama pula.





Kamis, 04 April 2013

Lupus Kembali ke Layar Lebar dengan Sosok Modern

Setelah sekian lama, akhirnya Lupus kembali ke layar lebar dengan judul Bangun Lagi Dong Lupus. Lupus merupakan tokoh yang mewakili generasi muda 80-an.

"Lupus itu merupakan gambaran remaja yang suka positif thinking, disayang sama keluarga dan menikmati apa yang dia punya," jelas Hilman Hariwijaya saat mengisi acara 8-11 Show di studio Metro TV, Kamis (4/3).

Sosok Lupus yang legendaris tersebut sengaja kembali dihidupkan oleh Eko Patrio melalui Ekomando Picture. Sebagai produser, Eko Patrio sadar betul bahwa membangkitkan sosok cipataan Hilman Hariwijaya itu bukanlah pekerjaan mudah.

Karenanya, sejak awal Eko gencar promosi proyeknya tersebut dengan cara melakukan audisi pemeran Lupus di enam kota besar di Indonesia.Hasilnya, terpilihlah Miqdad Addausyi sebagai Lupus.

Sosok Lupus dulu identik dengan gaya hidup anak muda dengan ciri khas jambul dan permen karetnya. Namun, sutradara Benni Setiawan dan Hilman sepakat menjadikan Lupus kini lebih modern.

"Lupus sekarang tidak pakai jambul lagi karena peraturan jaman sekarang di sekolah negeri sudah tidak boleh gondrong," jelas pemeran Lupus, Miqdad Addausy.

Selain itu, jika dulu Lupus naik metromini, kini Lupus naik Transjakarta. Lupus ala Eko juga lebih bijaksana. Ia juga terkesan santun dengan gaya bahasa yang tertata rapi. Namun, ciri khas permen karet masih tetap dipertahankan.

Ceritanya masih sama seperti film-film Lupus terdahulu. Lupus berkenalan dengan Poppie (Acha Septriasa) yang sama-sama sekolah di SMA Merah Putih. Keduanya perlahan mulai jatuh cinta. Sayang, Poppie masih berstatus pacar Daniel (Kevin Julio). Perjuangan Lupus mendapatkan hati Poppie dibantu tiga temannya, Boim (Alfie Alfandie), Gusur (Jeremy Christian) dan Anto (Fabila Mahadira). Tidak ada konflik berarti dalam film ini, karena penulis cerita Hilman dan sutradara Benni Setiawan sepakat menjadikan Lupus sebagai film yang ringan.

Namun, sosok Boim yang diperankan Alfie cukup mencuri perhatian dalam film Lupus ini. Ia amat hidup dan mampu memancing tawa. Boim merupakan sahabat lupus yang paling kental.

"Boim itu seorang playboy yang ingin mendobrak kebiasaan seorang playboy yang biasa digambarkan sebagai sosok ganteng, tinggi, putih. Boim dalam film Lupus digambarkan sebagai sosok item, keriting, jelek," ujar Boim Lebon tua.

Sedangkan Alfie saat ditanya bebannya dalam memerankan tokoh Boim hingga mencuri perhatian, hanya menjawab, "Beban saya memerankan Boim adalah harus menjadi jelek."

Eko Patrio tidak hanya berperan sebagai produser dalam film Lupus ini. Ia juga kebagian peran sebagai guru olahraga.

"Saya berperan sebagai guru Eman yang mengajar tari poco-poco," ungkap Eko Patro.

Film berdurasi 110 menit tersebut akan mulai tayang di bioskop mulai 11 April mendatang.